Seputar YRSBI – Serangan Jantung HANTU BAGI USIA 40-AN

0
102

Masih muda, bugar dan terlihat sehat, tetapi mengapa tiba-tiba meninggal dunia? Cukup banyak kasus meninggal mendadak di usia muda karena serangan jantung, seperti yang dialami Asraf Sinclair, artis sinetron terkenal. Meski suami artis dan penyanyi Bunga Citra Lestari itu meninggal 18 Februari 2020 lalu, kejadian tersebut masih hangat untuk banyak orang, terutama orang-orang muda yang abai menjaga kesehatan.

Penyakit jantung menjadi salah satu masalah kesehatan yang menghantui orang Indonesia.
Penyakit ini menempati posisi pertama di Indonesia sebagai penyebab kematian tertinggi. Dikutip dari hellosehat.com, menurut data Riskesdas 2013 milik Kementerian Kesehatan, dari jumlah keseluruhan kematian di Indonesia yang disebabkan penyakit kardiovaskular (penyakit yang berkaitan dengan gangguan fungsi jantung, pembuluh darah, hipertensi dan stroke) 42,3 persen disebabkan oleh penyakit jantung koroner. Dari perkiraan penyakit ini ditemukan lebih banyak pada perempuan dengan rentang usia 45-54 tahun.

Apakah Serangan Jantung Itu?

Menurut dr. Fajar Raditya, dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit (RS) Imanuel Way
Halim, Bandar Lampung, serangan jantung adalah keadaan jantung yang mengalami gangguan secara mendadak mengakibatkan fungsi jantung terganggu hingga mengancam nyawa seseorang.

Beberapa jenis penyakit jantung seperti penyakit jantung koroner, gangguan irama jantung, dan penyakit jantung bawaan, semuanya dapat berbahaya sesuai tingkat keparahan dan potensi yang menimbulkan serangan maupun gagal jantung. Dikatakannya, hampir semua profesi berpotensi terkena serangan jantung, apalagi profesi yang jarang bergerak dan mengalami stres. Namun bukan berarti bahwa yang rajin bergerak tidak terkena.

Ia menyampaikan, bekerja maupun berolah raga berlebihan juga dapat menyebabkan gagal jantung terutama pada jantung yang sudah bermasalah.
Dikutip dari alodokter.com, jantung berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Bila terjadi serangan jantung, akan menghambat aliran darah ke otot jantung yang disebabkan timbunan kolesterol pada dinding pembuluh darah.

Penyebab Serang Jantung

Serangan jantung paling sering diakibatkan oleh penyakit jantung koroner (PJK), demikian
dijelaskan dr. Fajar. Penyakit ini menyebabkan penyempitan pembuluh darah koroner yang memberi makan otot jantung. “Bila pembuluh darah ini tertutup, akan mengakibatkan otot jantung mengalami kematian. Namun jika terjadi secara mendadak, akan menimbulkan serangan jantung,” tuturnya. Ia melanjutkan, penyebab lainnya adalah gangguan irama atau aritma jantung. Gangguan irama dapat menyebabkan terhentinya pompa jantung akibat irama yang terlalu cepat atau terlalu lambat.

Sementara halosehat.com menambahkan beberapa penyebab terjadinya serangan jantung
antara lain:

  • Pengumpalan darah
  • Usia di atas 40 tahun
  • Jenis kelamin , pria lebih banyak dibandingkan wanita
  • Asap rokok
  • Minuman beralkohol
  • Makanan yang mengandung banyak kolesterol
  • Diabetes
  • Hipertensi
  • Kegemukan/obesitas
  • Kurang olah raga
  • Stres
  • Genetik
  • Polusi
  • Kelainan sistem imun
  • Preeklamsia (Komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi.)

Gejala Serangan Jantung Menurut dr. Fajar, gejala yang timbul tergantung pada penyakit dasar. Namun untuk serangan jantung semua penyebabnya terjadi secara mendadak.

Meski demikian, menurutnya gejala lainnya dari penyakit jantung koroner seperti nyeri pada dada kiri seakan tertindih benda berat, kemudian menjalar ke leher atau lengan kiri yang disertai sesak bahkan keringat dingin. Gejala yang timbul pada laki-laki maupun wanita hampir sama.

Hanya saja, penyakit jantung koroner pada wanita lebih sering terjadi di usia setelah menopause. Senada dengan itu, alodokter.com menambahkan, pada penderita serangan jantung tidak selalu muncul ciri-ciri di atas. Beberapa di antaranya terjadi begitu saja tanpa adanya gejala tersebut.

Sementara itu halosehat.com menambahkan gejala atau ciri-ciri awal munculnya penyakit jantung antara lain:

  • Tubuh mudah lelah dan mengantuk
  • Nafsu makan hilang
  • Mual (terjadi pembengkakan di perut)
  • Rasa gelisah yang berlebihan
  • Detak jantung yang terlalu cepat atau terlalu lambat
  • Mudah terkejut hingga jantung berdenyut tidak beraturan
  • Sakit di bagian bahu, pinggang dan leher
  • Nyeri pada bagian tangan kiri dan kanan
  • Sakit kepala tiba-tiba ketika terkena sinar matahari
  • Terjadi pembengkakan di bagian kaki
  • Keringat berlebihan saat tidak melakukan apa-apa.

Pencegahan dan Pengobatan Menurut dr. Fajar, pencegahan bertujuan mengurangi faktor risiko terjadinya penyempitan pembuluh darah. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah penyakit serangan jantung antara lain:

  • Stop merokok
  • Kontrol dan terapi tekanan darah secara rutin
  • Hindari dan lawan obesitas dengan diet dan olahraga secara teratur
  • Terapi gangguan kolesterol dan diabetes Sementara hellosehat.com menambahkan
    beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit jantung antara lain:
  • Rajin olah raga
  • Memperhatikan asupan makanan
  • Menghindari stres
  • Membatasi minuman beralkohol

Pengobatan serangan jantung menurut dr. Fajar harus disesuaikan dengan penyebab dari
serangan jantung itu sendiri. Jika penyebabnya adalah PJK, yang harus dilakukan adalah
membuka sumbatan pada pembuluh darah baik melalui obat maupun pemasangan sten atau oprasi bypass. Sejauh ini, pemasangan sten atau operasi bypass menjadi langkah yang dianggap paling efektif untuk membuka penyumbatan pada pembulu darah yang disebabkan PJK.

Pengobatan penyakit jantung ditambahkan hellosehat.com dapat dilakukan dengan dua hal: perubahan gaya hidup dan pengobatan. Perubahan gaya hidup meliputi:

  • Makan makanan yang kaya akan serat, asam lemak omega 3, buah-buahan, dan sayuran. Pilihlah makanan yang rendah lemak, natrium dan kolesterol untuk mengontrol tekanan darah.
  • Meningkatkan aktivitas fisik (minimal 60 menit/minggu) untuk mempertahankan berat
    badan yang sehat, mengurangi risiko diabetes, menjaga kadar kolesterol.

Pengobatan dilakukan bila perubahan gaya hidup tidak membantu. Biasanya dokter
meresepkan obat untuk mengurangi risiko serangan jantung dan stroke sesuai tingkat
keparahan pasien. Meski demikian, terdapat beberapa jenis obat untuk menurunkan tekanan darah atau mencegah pembekuan darah antara lain:

  • Heparin untuk mencegah komplikasi setelah serangan jantung
  • Inhibitor ACE, Suretik, Angiotensin II receptor blocker (ARB), Beta blocker, Aldosteron, dan inoptropik untuk obat tekanan darah tinggi
  • Aspirin dan statin untuk penurun kolesterol

Tips menjaga kesehatan Jantung
Karena semua pelaku profesi dapat terkena serangan jantung, dr. Fajar mengajak semua orang menjaga kesehatan dengan makanan sehat, istirahat yang cukup dan berolah raga secara teratur sesuai kemampuan.

“Penderita jantung koroner (PJK), obesitas sebagi faktor risiko yang mengharuskan diet. Diet bukan berarti makan sedikit tetapi makan sesuai kebutuhan harian (karbohidrat,
lemak dan protein), yang disesuaikan juga dengan faktor usia, kegiatan serta indeks massa
tubuh,” tuturnya.

Selain itu ada beberapa tips yang diberikan dr. Fajar untuk menjaga kesehatan jantung antara lain:

  • Perbanyak konsumsi buah dan sayuran yang kaya serat
  • Hindari merokok
  • Berolah raga sesuai kemampuan dan usia,
    seperti senam, aerobik, jalan, lari, bersepeda,
    dan berenang. Mulai dari yang ringan hingga
    minimal tiga kali seminggu selama 20 menit.

Beberapa jenis makanan yang disarankan halosehat.com untuk menjaga jantung tetap sehat antara lain:

  • Buah pisang
  • Biji-bijian seperti biji wijen
  • Minyak ikan
  • Oast
  • Bawang putih
  • Kacang-kacangan
  • Sayuran hijau dan orange
  • Mengomsumsi coklat itam
  • Mengomsumsi makanan laut
  • Buah semangka
  • Teh hitam atau teh hijau tanpa gula
  • Minum air setidaknya delapan gelas sehari
  • Jeruk manis
  • Madu
  • Kacang legum
  • Kuning telur
  • Ikan sarden
  • Buah alpukat
  • Kopi hitam
  • Biji Chia
  • Kismis
  • Buah apel
  • Tomat tua
  • Yougurt
  • Kacang merah
  • Asparagus
  • Brokoli
  • Buah nanas
  • Kelapa tua
  • Buah strawberi
  • Buah mengkudu
  • Kacang almond
  • Bayam merah
  • Minyak ziaitun asli
  • Kacang hajau
  • Buah delima tua
  • Daging ayam tanpa kulit
  • Beras merah
  • Roti gandum

Penulis: Juniati
Editor: Prisetyadi Teguh Wibowo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here