Renungan Harian, Jumat 08 Maret 2019, 1 Tawarikh 16:23-26 “UNTUK SIAPA KITA MELAYANI?”

0
137
http://covenantfamily.cc

Ada cerita tentang seorang raja yang membangun gedung gereja. Ia membangun gedung gereja agar namanya terkenal. Ia merancang dan membiayai pembangunan itu. Ia tidak membiarkan orang lain turut serta dalam pembangunan itu. Sesudah selesai, ia minta agar namanya dipahat pada sebuah batu pualam dan dipasang pada dinding gereja, supaya orang tahu bahwa rajalah pendidirinya.

Malamnya raja bermimpi bahwa malaikat dari surga turun melepaskan nama raja dari gedung gereja itu dan menggantinya dengan nama sorang yang miskin. Raja sangat marah, ia mencopotnya, lalu memasang namanya kembali. Tetapi malaikat kembali mencopot nama raja dan menggantikan kembali nama orang miskin tadi. Demikinlah berkali-kali hal itu terjadi. Akhirnya raja memanggil orang miskin itu menghadapnya. “saya mendirikan gedung gereja itu untuk diri saya sendiri,” kata raja marah.

Orang miskin itu gemetar ketakutan. Dengan lemah ia berkata, “saya mengasihi Tuhan Allah dan saya ingin melakukan sesuatu untuk Tuhan. Karena itu paduka yang mulia tidak mengijinkan kami turut dalam membangun gedung gereja, maka secara diam-diam saya membeli rumput dan memberi makan kuda-kuda yang mengangkut bahan bangunan untuk membangun gedung gereja.”

Mendengar penjelasan itu, raja sadar bahwa ia membangun gedung gereja untuk kemasyurannya sendiri, sedangkan orang miskin ini melakukan pekerjaannya untuk kemuliaan Tuhan. Akhirnya raja tidak jadi memasang namanya sendiri pada dinding gedung gereja.

Kita perlu melayani Tuhan dengan motivasi yang benar. Ketika kita mengajar, bersaksi atau melakukan tugas-tugas kita yang lainnya, apakah kita mngerjakannya untuk kemuliaan Tuhan atau hanya untuk kemuliaan kita?

“Dengan segala rendah hati melayani Tuhan.” (Kisah Para Rasul 20:19)

Jendela Pagi, Lembaga Literatur Baptis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here