Renungan Harian, Jumat 08 Februari 2019, Ibrani 6:9-20 “MULAILAH DARI DALAM”

0
114
https://www.superbookindonesia.com

Pemimpin paduan suara sedang melatih lagu gubahan George Fridrich Handel, “Mesiah”. Latihan hari itu adalah latihan terakhir sebelum mereka mengadakan pertunjukan. Pemimpin ingin, agar semuanya berhasil baik.

Dalam latihan itu mereka tiba pada bagian penyanyi tunggal sopran akan menyanyi lagu “Ku Tahu Juru Selamatku Hidup”. Ia menyanyi dengan suara yang bagus, pernapasannya tepat & ucapnnya jelas. Ketika ia selesai dengan bagiannya, seluruh anggota paduan suara memperhatikan reaksi pemimpin. Mereka yakin bahwa pemimpin paduan suara akan memuji penyanyi itu. Akan tetapi justru ia berkata, “Ach, sepertinya kamu belum sungguh-sungguh yakin kalau Juruselamat kita hidup.”

“Tapi saya sungguh-sungguh yakin, Juruselamat kita hidup,” jawab penyanyi tunggal itu. “Sungguh!”

“Kalau begitu, bernyanyilah dengan penuh keyakinan,” kata pemimpin itu. Lalau penyanyi tunggal itu mulai lagi menyanyi bagiannya. Ia menyanyi dengan perasaan penuh kenyakinan. Ada perasaan yang berbeda antara latihan yang pertama dengan latihan kedua itu. Sebelum lagu berakhir, seluruh anggota paduan suara serta pemimpin mereka, penuh dengan perasaan terharu.

Setelah selesai, pemimpin paduan suara kemudian berkata kepada penyanyi tunggal itu, “Ya, memang kamu sungguh-sungguh yakin bahwa Yesus hidup. Kamu telah menyakinkan saya”

Mudah sekali menyanyikan sebuah nyanyian, teristimewa lagu yang sudah kita kenal. Namun, seringkali kita tidak menyanyi dengan segenap hati, sehingga kebenaran dari kita nyanyikan tidak menyentuh hati kita, apalagi menyentuh orang lain.

“….. aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku.” ( 1 Korintus 14:15)

Jendela Pagi, Lembaga Literatur Baptis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here