PERSEMBAHAN DUA SEPEDA MOTOR BAGI GEREJA KECIL

0
248

Berkat Tuhan seringkali datang tanpa diduga. Tanpa terpikir sebelumnya, dua gereja kecil telah menerima kiriman dana masing-masing Rp 15,5 juta untuk membeli sepeda motor. Seorang donatur dari Jakarta meminta Lembaga Literatur Baptis (LLB) Bandung membantu mencari informasi gereja yang tepat. Sesudah menghubungi beberapa daerah, persembahan pengadaan sepeda motor akhirnya jatuh ke dua gereja di Jawa Tengah, yakni Gereja Baptis Indonesia (GBI) Getsemani BPW Klampok, Banjarnegara dan GBI Juwangi, Boyolali.

“Sangat bersyukur pada Tuhan, karena ada orang atau lembaga yang peduli dengan pelayan Tuhan di desa. Tak pernah terpikirkan sebelumnya bahwa gereja akan memiliki inventaris kendaraan sendiri, karena saat ini kami sedang berfokus untuk pengadaan gedung permanen,” ujar gembala sidang GBI Getsemani BPW Klampok Pdm. Fajar Dani Eko Mei Setiawan kepada Juniati dari Suara Baptis (SB), Rabu 25 September 2019.

Sejak 2015 Pdm. Fajar melayani jemaat kecil ini dengan menggunakan sepeda motor pinjaman dari ayahnya. Karena itu, ia merasa sangat tertolong dengan sepeda motor baru Honda Vario yang dibeli gereja dengan rata-rata kehadiran kebaktian 20 orang ini. Dari persembahan Rp 15,5  juta tersebut, gereja tinggal menambah sedikit lagi sehingga cukup untuk membeli sepeda motor baru tersebut.

“Saya sangat tertolong karena sepeda motor sebelumnya sudah 10 tahun saya gunakan dan itu pun (pinjaman) dari orang tua. Dengan adanya sepeda motor yang baru ini, saya bersyukur karena medan pelayanan di Banyumas cukup jauh dan memang butuh motor yang bonafit,” tuturnya.

Berkat yang sama dirasakan Pdm. Swasanto dalam pelayananya di GBI Juwangi, Boyolali. Memang, gereja memiliki pergumulan untuk membeli kendaraan yang akan lebih membantu dalam pelayanan. Namun karena keterbatasan dana dan jemaat sedang fokus pada pembangunan gedung gereja, mereka belum menyisihkan dana pembelian sepeda motor.

Selama bertahun-tahun sebelumnya, kendaraan yang digunakan Pdm. Swasanto adalah sepeda motor bekas pakai dari sebuah gereja Baptis lain yang dibeli GBI Juwangi. Maka, nama pemilik sepeda motor tersebut bukanlah GBI Juwangi. Seperti BPW Klampok, GBI Juwangi tinggal menambah sedikit dana lagi supaya cukup untuk membeli sepeda motor baru itu. Pdt. Rahmat Kristiono, gembala sidang GBI Imanuel, Karanggede, Boyolali menolong Pdm. Swasanto menghubungkannya dengan pemilik dealer sepeda motor di Solo yang memberikan diskon cukup besar bagi pelayanan gereja.

“Awalnya ada yang ngontak (saya), terus saya diminta ke dealer motor dan donaturnya akan langsung mentrasfer ke dealer. Namun sebelum pembelian, kami kumpul dengan beberapa anggota jemaat. Dan kami sepakat untuk membeli motor merek Honda Supra X 125. Kami lalu menjual sepeda motor lama untuk mencukupkan kekurangan dari pembelian motor baru,” tutur Pdm. Swasanto

Lanjutnya, “Kami bersyukur, sejak ada pelayanan di GBI Juwangi, baru kali ini ada sepeda motor atas nama gereja. Kami bersamaa jemaat berterima kasih kepada donatur yang sudah menjadi saluran berkat bagi GBI Juwangi. Meski kami tidak mengetahui siapa (donatur tersebut), Tuhan akan memberkatinya kembali,” ujar Pdm. Swasanto kepada Juniati.

Tak ada yang bisa menduga berkat Tuhan akan datang dari siapa. Namun Tuhan dapat memakai siapa pun untuk menjadi saluran berkat bahkan orang yang tidak kita kenal sekalipun.

 

Penulis: Juniati

Editor : Prisetyadi Teguh Wibowo

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here