Pelita Jiwa: LAKUKAN 7 PRINSIP FIRMAN TUHAN INI, MAKA HIDUPMU AKAN MELAJU SECARA KONSISTEN” by: Febbi Timotius

0
42
publicdomainvectors.org

Di sebuah persekutuan doa, seorang hamba Tuhan menyampaikan sebuah renungan menggunakan ilustrasi yang menarik tentang doktrin keselamatan dan bagaimana menjalaninya. Ia menuturkan bahwa mobil yang baru keluar dari sebuah dealer, kemudian diantar ke rumah pembeli, dapat dipastikan bahwa mobil tersebut siap pakai, karena semuanya baru. Dealer tidak mungkin lalai dan belum memasang mesin mobil dan kelengkapannya. Tetapi jangan lupa, ketika mobil hendak digunakan, periksalah tangki bahan bakar, apakah terdapat bahan bakarnya atau tidak. Karena akan menjadi percuma jika mobil sebagus dan sebaru apa pun, tidak memiliki bahan bakar. Satu-satunya cara agar mobil itu tetap dapat berjalan tanpa bahan bakar ialah dengan didorong. Aha! Saudara dapat membayangkan betapa sia-sia dan melelahkannya mendorong mobil yang notabenenya baru?

gpdiponorogo.org

Demikian juga dengan kehidupan Kekristenan kita. Ketika seseorang lahir baru, semuanya menjadi baru. Dalam masa-masa itu, semuanya begitu indah. Ada semangat yang menggebu-gebu dalam melayani Tuhan. Namun dalam kurun waktu tertentu, performanya menjadi menurun. Ada yang salah dengan ciptaan baru tersebut. Secara fisik, sama seperti mobil baru, semuanya ok! Terasa tak ada yang salah. Tetapi mengapa semakin lama semakin berjalan lambat, kemudian berhenti dan perlu didorong? Belum lagi mereka yang harus mendorong, itu sebabnya banyak hamba Tuhan merasa kelelahan untuk terus mendorong –manusia baru– hadir dalam ibadah dan persekutuan, ikut ambil bagian pelayanan, apalagi pergi untuk memberitakan Injil.
Nah, 7 prinsip Firman Tuhan di bawah ini, akan menolong kamu untuk tetap memiliki performa yang baik dalam menjalani kehidupan. Tanpa harus mendorong atau didorong, kamu sudah bisa mengendarai hidup rohanimu dengan aman dan nyaman.

rec.or.id

1. Bacalah Manual Book!

Biasanya, di semua barang baru entah itu mobil, motor, kamera, smartphone, terdapat kelengkapan yang menyertainya, tentu saja, tak lupa juga dengan buku petunjuk atau manual book yang terlupakan. Anehnya, hampir tidak pernah, seseorang yang membeli –sebut saja smartphone baru- dengan teliti membaca buku petunjuk penggunaan atau manual book tersebut sebelum menggunakan perangkat yang dibeli. Mengapa? Karena kebanyakan dari kita merasa sudah bisa menggunakan perangkat itu tanpa harus membaca buku petunjuknya. Ada benarnya. Namun di kemudian hari akan ada perbedaan antara mereka yang membaca dan yang tidak. Mereka yang membaca buku petunjuk akan memiliki informasi cara perawatan yang lebih ketimbang mereka yang tidak membacanya. Perbedaan itu terletak pada keawetan atau masa pakainya.
Sebagai manusia baru, kita dilengkapi dengan buku petunjuk yang akan menolong kita menggunakan hidup iman kita dengan baik. Buku Petunjuk itu ialah Firman Tuhan. Alkitab tidak hanya berisi kisah Yesus yang menyelamatkan, tetapi juga berisi petunjuk bagaimana kamu mengerjakan keselamatan itu (Filipi 2:12). Bacalah Buku Petunjuk itu setiap hari. Setelah kamu lahir baru, kamu masih memerlukan bimbingan dari orang dewasa rohani lainnya. Mintalah bimbingan mereka. Pasti mereka dengan sukacita melakukannya.

www.superbookindonesia.com

2. Isilah Kehidupan Rohani Dengan Bahan Bakar Yang Tepat

Bahan bakar yang tepat bagi kehidupan orang percaya adalah kuasa Allah (Ef. 3:20). Sama seperti mobil baru tanpa bahan bakar, kamu tidak bisa menjadi manusia baru tanpa kuasa Allah (Yoh. 15:5). Kuasa atau otoritas itulah yang memicu untuk memacu laju disemua bidang kehidupanmu. Bahan bakar itu hanya bisa diperoleh di pusat penjualan bahan bakar. Saudara tidak dapat memproduksinya sendiri. Kuasa itu hanya dapat diperoleh ketika kita mau datang kepada sumber kuasa, yaitu hubungan intim dengan Allah. Tak perlu membayar, semua gratis.
Jangan pernah menyangka bahwa kalau kita sudah datang beribadah dan mendengar khotbah di hari Minggu saja, lantas cukup untuk menjadi bahan bakar sepanjang Minggu. Seberapa sering kita memerlukan bahan bakar itu, sesering itu juga kita harus datang pada-Nya dan pergi untuk-Nya. Karena segala kuasa di sorga dan di bumi itulah kita diperintah pergi untuk menjadikan semua bangsa murid Yesus (Matius 28:18).

gpdiujungmenteng.com

3. Tetaplah Berada Dalam Lingkaran Persekutuan

Mungkin ada saatnya kita kehabisan bensin. Terlalu ‘jauh’ rasanya untuk mendatangi pom bensin dengan mendorongnya seorang diri. Ada alasan kuat mengapa Ibrani 10:25 berkata supaya kita tidak menjauh diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita. Ayat 24 menyatakan, kita dapat saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Saudara seiman yang ditemui dalam pertemuan-pertemuan itulah yang membantu Saudara untuk terus menuju sumber kuasa itu.
Mungkin Saudara memperoleh pengetahuan dalam kepala Saudara, tetapi Saudara tidak dapat bertumbuh tanpa terhubung dengan gereja. Mengapa? Karena Allah berkata bahwa pertumbuhan itu menyangkut kasih. Dan Saudara tidak dapat mengasihi siapa pun hanya melalui radio atau melalui buku.
Perhatikanlah bahwa tangan yang terputus dari tubuhnya bukan saja tidak akan bertumbuh, bahkan menjadi jauh lebih buruk. Tangan itu akan mati. Bukan saja Saudara membutuhkan tubuh Kristus untuk mendorong Saudara. Tetapi Saudara membutuhkan tubuh Kristus untuk menerima pertumbuhan dan sari makanan dan kehidupan. Dalam satu tubuh, bagian yang tidak bersatu tidak akan bertumbuh. Bahkan secara rohani Saudara akan kelelahan dan mandek.

4. Pastikan Tujuan Perjalananmu Searah Kristus

www.gracedepth.com

Laju mobil yang tak memiliki arah dan tujuan pasti, hanya akan membuatmu mengeluarkan banyak waktu, tenaga dan biaya, untuk membawanya keluar masuk bengkel dan membeli bahan bakar. Ada begitu banyak dari antara mereka yang mengaku sebagai pelayan Tuhan, mengalami kelelahan hanya karena tak mengerti tujuan sebenarnya dengan apa yang mereka kerjakan. Bahkan sampai merasa sudah melakukan banyak hal dan pengorbanan bagi pelayanan, namun tetap saja terasa berputar-putar tak tentu arah. Semua itu disebabkan masih kaburnya tujuan dari segala perjalanan hidup yang dilakukan. Tujuan hidup kita adalah Allah dimuliakan dalam segala bidang hidup kita. dan kemuliaan itu diberitakan melalui hidup kita. Apakah itu tujuan hidupmu?

expose.co.id

5. Istirahatlah Jika Diperlukan

Kamu sudah mengemudi dengan baik, memiliki semua kelengkapannya seperti tersedianya bahan bakar, mesin yang prima, SIM, STNK dan lainnya, tujuan perjalananmu juga sudah benar. Namun ada kalanya, dalam sebuah perjalanan yang panjang, tubuh ini tak dapat berkawan dengan waktu. Lelah serta kantuk datang, tak dapat dilawan. Itu sebabnya, kita dapat menemukan rest area di sepanjang perjalanan.
Mereka yang suka membaca buku teologi ‘berat’, tak ada salahnya membaca novel insipiratif yang ringan. Hamba Tuhan yang telah melayani Tuhan melalui jemaat sepanjang tahun, tak ada salahnya mengambil cuti sejenak untuk berlibur bersama keluarga. Suami-isteri yang bertahun-tahun telah membesarkan anak, mungkin ini saatnya untuk kembali ‘berpacaran’, menikmati waktu berdua saja. Kita bisa melakukannya dengan banyak cara. Mungkin bisa mengunjungi tempat pertama kali bertemu, tempat makan pertama, atau mendatangi seminar suami-isteri. Prinsipnya, lakukan apa pun yang dirasa akan menyegarkan kembali tubuh, jiwa, roh, hubungan dan lainnya.

6. Tetaplah Waspada

Menurut okezone.com, 90 persen kecelakaan di jalan raya disebabkan oleh kesalahan manusia**. Bayangkan, kita mempunyai mobil baru, bahan bakar tersedia, kelengkapan kita miliki, tujuan sudah jelas, kondisi fisik, mental sangat prima, namun kita kurang awas terhadap keadaan sekitar. Di jalan, tak ada yang dapat diduga. Kita telah berkendara dengan sangat berhati-hati, namun masih saja ada orang yang melanggar rambu lalu lintas. Entah menerabas lampu merah, berkendara di trotoar, berbonceng tiga, mengantuk, menggunakan gadget dan lainnya.

rec.or.id

Demikian juga dengan hidup iman kristiani kita. Firman Tuhan mengingatkan supaya kita berjaga-jaga terhadap musuh utama, yaitu si jahat (1 Pet. 5:8). Salah satu penyebab kita gagal dalam peperangan rohani adalah kita tidak dapat melihat keberadaan setan. Gyu Hyun Lee dalam buku, Dipulihkan Untuk Melimpah*** berkata, “Setan datang kepada kita dalam berbagai bentuk. Kalau setan datang kepada kita dengan tanduk lalu berkata, “akulah setan,” pasti dengan mudah kita dapat mengenalinya. Setan tidak pernah benar-benar menjadi setan hanya karena dia mengakui dirinya adalah setan. “…sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.” (2 Kor. 11:14)”
Jangan salah, meski kita sudah diselamatkan, bukan berarti kita tidak berdosa. Tidak ada yang kebal terhadap serangan karat dosa. Sungguh jika kita berada di posisi saat ini, menikmati ini dan itu, menjadi kawan sekerja Allah, tak lain dan tak bukan, itu bukan kita yang melakukannya. Melainkan kuasa Allah yang bekerja di dalam hidup kita (Filipi 2:13).

7. Bersyukurlah Atas Mobil Baru yang Kamu Miliki

Bersyukur atas mobil baru (baca: kehidupan baru) yang Allah berikan kepada masing-masing kita. Bagi Allah, yang terpenting bukanlah seberapa bagus keadaan mobil itu, melainkan seberapa baiknya mobil itu berjalan. Toh baik mobil dengan berbagai tipe, tetap sama-sama baru dan memiliki tujuan yang sama. Bukankah arti bersyukur ialah dapat berterima dengan yang kita terima tanpa membandingkan dengan lainnya?

Entah mobil baru atau lama, semua memerlukan bahan bakar, kelengkapan, perawatan berkala, istirahat, tujuan, kewaspadaan dan lainnya. Ketika semua itu dijalani, lintasan sekasar dan sekeras apa pun, pasti bisa dilewati. Ia tak kan berhenti hanya karena di depan sana terdapat jalan berbatu. Ia tak membisu hanya karena dunia mencoba membungkam. Ia akan tetap melaju dengan konsisten sampai garis akhir yang telah ditentukan baginya.

Febbi Timotius

*)Penulis adalah Gembala Sidang GBI Kartasura, Solo
Editor: Andry Waper

 

 

 

**)https://news.okezone.com/read/2013/12/11/52/910873/90-persen-kecelakaan-karena-kelalaian-manusia. diakses 9 April 2019.
***)Gyu Hyun Lee, Dipulihkan Untuk Melimpah, hal. 22.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here