Pdm. Hari Kristiawan “MENINGGAL MENDADAK DI USIA MUDA”

0
713

Tak ada yang dapat meramalkan berapa lama seseorang akan hidup di dunia. Kematian dapat datang tanpa diduga, menjemput setiap orang berapa pun usianya.

Senin 2 Desember 2019 pukul 18.40 Gembala Sidang Gereja Baptis Indonesia (GBI) Ngawi, Jawa Timur, Pdm. Hari Kristiawan berpulang. Suami Agustinawati ini mengembuskan napas terakhirnya di usia 49 tahun, meninggalkan istri dan kedua anak mereka.

Ucapan dukacita dan doa penghiburan bagi keluarga pun memenuhi setiap postingan berita meninggalnya Pdm. Hari. Banyak pendeta dan anggota gereja Baptis Indonesia terkejut mendengar berita duka ini. Begitu juga rekan Pdt. Hari yang menggembalakan jemaat di luar Baptis Indonesia.

“Selamat jalan Kawan, saya kaget mendengar kepergiaanmu yang begitu cepat. Selamat jalan Pdm. Hari Kristiawan, jerih payahmu tidak sia-sia, mahkota tersedia bagimu. Kiranya Tuhan memberi penghiburan, kekuatan buat istrimu Agustinawati, anak-anak, beserta keluarga besar dan jemaat Gereja Baptis Indonesia Ngawi,” tulis Gembala Sidang Gereja Perhimpunan Injili Baptis Indonesia (GPIBI) Jl. Suci Jakarta, Pdt. Pulman Marbun di laman FaceBook miliknya.

Meninggalnya Pdm. Hari mengejutkan lantaran ia tidak pernah terdengar sakit keras.

“Hari itu beliau ke Karanganyar untuk perpanjangan pajak sepeda motor. Terus waktu pulang, pas melewati daerah Maospati merasakan nyeri dada. Sempat menghubungi istri dan disarankan beli minyak terapi atau apa (saja) yang bisa menolong di Alfamart atau Indomaret terdekat,” ujar Ketua Badan pengurus Daerah Gabungan Gereja Baptis Indonesia (BPD GGBI) Jawa Timur 2 Pdt. Ed Merdiriawan saat diwawancari Juni dari Suara Baptis, 5 Desember 2019.

Lanjutnya, “Ketika sampai di Alfamart rupanya sudah tidak kuat dan minta tolong  diantar ke rumah sakit. Kemudian sama petugas Alfamart diantar ke rumah sakit tetapi hanya beberapa menit sudah meninggal.”

Pdt. Ed Merdiriawan mengenang sosok Pdm. Hari sebagai orang baik, memiliki semangat dan tekun, bahkan juga memiliki hubungan yang bagus dengan pemerintah.

 

Sementara Ketua kependetaan GGBI BPD Jatim 2 Pdt. Tri Hadianto, mengenang sosok  Pdm. Hari sebagai pribadi yang lincah dan energik dalam pelayanan, ramah dan mudah menyatu dengan berbagai kalangan.

Jenazah Pdt. Hari dikebumikan sehari kemudian, Selasa 3 Desember 2019. Selamat jalan Pdm. Hari Kristiawan, sampai bertemu di sorga kelak.

Penulis: Juniati

Editor: Prisetyadi Teguh Wibowo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here