Di Balik Lagu: Maju Laskar Kristus

0
40

“Maju, Laskar Kristus!” yang berjudul asli “Onward Christian Soldiers” diadopsi ke dalam 28 buku kumpulan puji-pujian, termasuk buku Nyanyian Pujian alias ‘NP merah’. Lagu karya Sabine Baring-Gould ini lahir dari sebuah desa kecil di Inggris, dan tidak dinyana akan mendunia.

Gambar Sabine Baring Gould dari Wikipedia yang diterbitkan Strand Magazine.

Keluarga Baring-Gould yang kaya menyekolahkannya ke Inggris, Jerman, dan Perancis. Setelah Baring-Gould tamat universitas pada 1864, ia menyambut panggilan Tuhan untuk menjadi pendeta. Gereja pertama yang digembalakannya diisi jemaat berlatar belakang buruh pabrik dan buruh tambang batu bara. Sebelum Sabine melayani di tempat itu, nyaris tidak ada penjangkauan di sana.

Pdt. Baring-Gould menyewa sebuah rumah kecil dengan dua kamar, di bawah dan di loteng. Setiap malam ia mengajar kaum buruh di kamar bawah, sebab mereka hanya dapat belajar saat malam. Kemudian kamar loteng digunakannya untuk mengadakan kebaktian setiap hari Minggu.

Lingkungan yang keras, tak jarang melanda gereja. Kadang-kadang, ada orang-orang yang mencoba mengganggu sekolah malam itu. Namun berkat kepiawaian asisten guru Baring-Gould, pembelajaran dapat kembali berlangsung mulus. Pasalnya, jika ada keributan, buruh tambang berusia tua dan berkepala botak itu akan segera keluar sambil menggenggam beberapa biji keras. Kemudian dengan geram sang asisten meremas biji menjadi serpihan seraya berseru kepada para pengacau, “Awas! Nanti kupecahkan kepalamu seperti biji keras ini!”

Pada 1865, ketika ada hari besar keagamaan yang akan dirayakan. Anak-anak sekolah dari desa kecil itu berbaris ke desa tetangga. Mereka bergabung dengan anak-anak dari gereja di sana dalam suatu acara arak-arakan agama. Pdt. Baring-Gould ingin anak-anak itu bernyanyi sambil berbaris, tetapi belum menemukan pujian Kristen yang sesuai dengan keinginannya.

Malam harinya, Pdt. Baring-Gould tak bisa tidur. Pikirannya melayang ke Perang Saudara dahsyat yang sedang berkecamuk di Amerika. Kemudian ia membayangkan anak-anak sekolah mengenakan seragam, berbaris membawa panji-panji bergambar Salib Yesus.

15 menit kemudian, Pdt. Baring-Gould berhasil merampungkan rangkaian kata menjadi sebuah lagu. Keesokan harinya, anak-anak menyanyikan lagu yang empat tahun kemudian diterbitkan di Inggris Raya dan Amerika Serikat.

Foto Sir Arthur Sullivan dari Wikipedia.

Pdt. Baring-Gould sebenarnya menciptakan melodi lagu Onward Christian Soldier. Tetapi melodi yang kita hapal sampai saat ini adalah melodi yang diciptakan Sir Arthur Seymour Sullivan (1842-1900), seorang sarjana musik serba bisa asal Inggris.

Pada 1871, Sullivan berkunjung ke rumah kawannya. Ia lalu berkata kalau dia baru selesai menggubah melodi baru untuk syair terkenal karangan Sabine Baring-Gould. Teman-temannya mengikuti Sullivan ke ruang kebaktian, lalu menggunakan orgel mini, dia melantunkan melodi yang kini kita nyanyikan dalam “Maju, Laskar Kristus!”, NP nomor 252.

 

*Disadur dari “Lagu Mars Orang Kristen” dalam buku
Kisah Nyata di Balik Lagu Pilihan.

 

Penulis:
Arseindy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here