Renungan

Renungan Harian, Selasa 05 Maret 2019, Wahyu 20:7-15 “UNTUNG HANYA MIMPI”

Written by suarabaptis
https://krjogja.com

Seorang anak tiba-tiba menjerit. Ia sedang mengigau dalam tidurnya. Ibunya berdiri dekat tempat tidurnya, berusaha membangunkan dia.

“Bangun John” kata ibunya. “kamu mimpi apa? Mimpi buruk ya? Yah, sudahlah, cuma mimpi kok.”

Ketika Johny terbangun, ia sadar bahwa ibunya benar. Segala yang dia alami hanyalah mimpi. Ia masih di rumahnya sendiri dan terbaring di tempat tidur.

Dalam mimpi itu, Johny berbuat yang jahat dan melarikan diri. Tetapi usahanya itu sia-sia karena akhirnya ia tertangkap. Saat itu juga ia dibawah ke pengadilan untuk di hukum.

Di ruang pengadilan ia melihat ibunya menangis. Ayahnya terlihat ada juga di sana. Kedua orang tuanya tampak sangat sedih. Pak hakim kelihatannya lebih sedih karena akan mengumumkan hukuman yang akan dijatuhkan pada Johny.

Johny mulai menangis sambil menjerit, “ampun tuan, ampun tuan.” tetapi sudah terlambat. Ia sudah terbukti bersalah dan harus menerima hukuman.

Suatu hari nanti setiap orang akan berdiri di depan pengadilan Allah untuk menerima putusan bagi dirinya. Yesus menjadi hakim. Tertuduh adalah orang-orang berdosa. Pada saat itu, telah terlambat untuk berkata “saya mohon ampun, berilah saya kesempatan untuk percaya kepada-Mu.” kesempatan untuk percaya kepada Yesus telah berakhir. Setiap orang yang menolak Yesus dimasukkan ke api neraka.

Hari itu bukanlah mimpi, tetapi kenyataan yang harus dihadapi. Namun ada satu jalan untuk terhindar dari penghukuman itu, yaitu dengan menerima Kristus sabagai juruselamat secara Pribadi sekarang juga.

“Pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.” (Efesus 5:16).

Jendela Pagi, Lembaga Literatur Baptis

About the author

suarabaptis

Leave a Comment