Renungan

Renungan Harian, Senin 04 Maret 2019, 1 Korintus 13:1-3 “Merdu atau Berisik”

Written by suarabaptis
http://musik.or.id

Hampir semua alat musik bisa disetem (diselaraskan). Salah satu kewajiban para pemain musik sebelum mereka bermain adalah menyelaraskan alat-alat musik yang akan mereka mainkan.

Menyetem alat musik adalah hal yang sangat penting. Kalau seseorang memainkan biola dan suara biolanya tidak selaras dengan piano yang mengiringinya, maka kita tidak dapat menikmati musik yang mereka main itu.

Ada alat musik yang tidak perlu disetem, alat musik itu bernama Cymbal (kencreng atau canang). Kalau alat itu dimainkan dalam satu band, maka suaranya menimbulkan suara gemericik atau gaduh. Karena itu hampir tidak pernah dipakai sebagai alat musik yang berdiri sendiri (solo). Kegunaan alat musik itu hanya untuk memberi suara gemerisik. Walaupun demikian, Cymbal termasuk alat musik juga.

Alkitab berkata, bahwa orang Kristen yang tidak memiliki kasih adalah bagaikan canang yang gemerincing. Mereka memang bagian dari band, karena telah menerima Kristus sebagai Juruselamat secara pribadi. Tetapi mereka tidak menghasilkan musik yang merdu, yaitu perbuatan yang berkenan kepada Tuhan dan sesama. Ketika tiba waktu “berbunyi” mereka memang terlihat akan tetapi tidak memberi suara yang merdu dalam penampilan kesaksian mereka.

https://chrisantosinatra.blogspot.com

Hati kita memerlukan roh Allah, agar kita tidak berbunyi gemerincing bagaikan canang. Sebaliknya kasih Kristus yang memenuhi hati kita akan menghasilkan musik yang sangat merdu, yaitu perbuatan yang menyenangkan bagi orang di sekitar kita.

“Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada. Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang” (Kolose 4:5-6 )

Jendela Pagi, Lembaga Literatur Baptis

About the author

suarabaptis

Leave a Comment