Munas IV GGBI

Tinggalkan Musyawarah Dengan Izin Tertulis, Dkn. Sridadi Diapresiasi

Written by suarabaptis

Pemandangan hilir mudik peserta munas (Musyawarah Nasional) yang keluar masuk ruangan musyawarah masih saja terjadi di Munas IV GGBI tahun ini.

Meski telah diingatkan berkali-kali bahwa peserta munas harus bertanggung jawab -salah satunya dengan menunjukkan ketertiban selama berlangsungnya musyawarah-, agaknya beberapa peserta masih memandang enteng.

Tetapi ada yang berbeda pada hari terakhir Munas, Kamis 22 Maret 2018. Setelah presentasi dan promosi disampaikan tim Asrama Daniel Ester (ADESA) Salatiga, Pdt. Paul Kabarianto, Wakil Ketua Bamusnas membacakan surat dari salah satu peserta yang izin meninggalkan musyawarah semalam lantaran gangguan pencernaan.

Di hadapan para peserta, Pdt. Paul memberikan apresiasi kepada salah satu peserta dengan izin surat tertulis itu. Pasalnya selama ini Pdt. Paul sendiri menyaksikan banyak peserta yang acap meninggalkan ruang musyawarah tanpa pamit untuk sekadar menghirup udara segar, ngopi, atau ngobrol karena bosan.

Maka pagi itu, panitia penyelenggara memberikan sebuah cindera mata untuk mengapresiasi Dkn. Sridadi, utusan GBI Cimahi, Jawa Barat. Diakon yang dikenal tenang dan rendah hati ini memang selalu tampak serius menyimak jalannya munas, tidak terlalu banyak bicara walau sesekali menyampaikan usul penting. Dalam musyawarah komisi, ia bergabung dengan komisi III (YBI & YRSBI). (SB/andry)

 

About the author

suarabaptis

1 Comment

Leave a Comment