Munas IV GGBI

Lanjutan Musyawarah Pleno II – LPJ & RKA Bamusnas dan BPN GGBI: 90 Persen Program Nasional Terealisasi

Written by suarabaptis

Hampir sama dengan program 2017, Badan Permusyawaratan Nasional (Bamusnas) Gabungan Gereja Baptis Indonesia (GGBI) menjabarkan Rencana Anggaran Kerja (RKA) 2018. Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) serta RKA Bamusnas GGBI yang kemudian disambung dengan presentasi LPJ dan RKA BPN GGBI ini disampaikan dalam lanjutan Musyawarah Pleno II Munas IV GGBI 2018 pukul 16.20 WIB.

Beberapa kegiatan penting dilakukan Bamusnas GGBI. Tahun 2017 ini, Bamusnas tidak hanya melakukan koordinasi atau pendampingan ke sejumlah Badan Perwakilan Daerah (BPD) GGBI, melainkan juga kunjungan ke beberapa lembaga Baptis,yakni Sekolah Tinggi Teologia Baptis Jakarta (STTBJ), Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Kediri, STT Baptis Medan, STBI Semarang serta Rumah Sakit Imanuel Way Halim Bandar Lampung.

Sekadar tahu, dalam RKA kali ini, Bamusnas GGBI menambahkan agenda Persiapan Musyawarah Besar (MUBES) 2020 yang rencananya akan dihelat di wilayah BPD DKI Jaya Banten.

Disambung LPJ dan RKA dari BPN GGBI, pelaporan disampaikan secara langsung oleh Ketua BPN GGBI, Pdt. Yosia Wartono.

Kepada para peserta munas, Pdt. Wartono melaporkan 7 pencapaian penting BPN GGBI yakni:

  1. Program iman GM3 (gereja yang memberitakan, menumbuhkembangkan, dan mengutus) Departemen PI melaporkan adanya 22 perintisan baru, 3 gereja dimandirikan, serta 1565 baptisan dari 227 gereja yang emlaporkan.
  1. Departemen Pria telah membentuk pengurus nasional Pria Terhormat untuk menyelenggarakan diklat pembicara dan kamp regional.
  2. Departemen Wanita mengadakan persekutuan dan lokakarya kepemimpinan WBI di tiga regional.
  3. Departemen Pemuda mengadakan Youth Leader Training di dua regional
  4. Departemen Anak terus menyempurnakan Pedoman Gereja Ramah Anak dan melakukan pelatihan dan subsidi terkait PAUD
  5. GGBI tahun ini berhasil menyelenggarakan Kongres ke-9 umat Baptis se­-Asia Pasifik di Yogyakarta dengan peserta 1.100 orang dari 57 denominasi baptis dari 21 negara di asia pacific
  6. Sayang Anak Indonesia (SAIN) adalah suatu kegerakan nasional bersama umat Baptis yang berada di naungan BPN GGBI yang memiliki visi untuk menjadi mitra Allah dalam memuridkan anak indonesia.

Pdt. Wartono pun menyampaikan terima kasihnya atas partisipasi dan dukungan umat Baptis sebab 90 persen program nasional bisa terealisasi, bahkan rencana anggaran sebesar 3,225 M bisa terpenuhi.

Diumumkan juga dalam presentasinya, untuk meningkatkan profesionalitas kesekretariatan jendral terutama di bidang keuangan, BPN GGBI telah menggunakan konsultan publik untuk mengaudit keuangan secara eksternal tahun 2017. BPN GGBI pun menyertakan hasil audit keuangan BPN GGBI dalam berkas-berkas yang diterima peserta munas.

Pengumuman lain disampaikan juga oleh pihak BPN, yakni di-launching-nya  program SAIN serta tema kerja baru GGBI 2018 yaitu “Pertumbuhan dan Pendewasaan Melalui Pemuridan”.

Musyawarah Pleno II ini ditutup dengan pembacaan beberapa Surat Keputusan (SK). Pertama, terkait pengunduran diri Pdt. Wahyu I Gede Wastra dai jabatannya sebagai Ketua Komisi III (YBI & YRSBI), maka Bamusnas menunjuk Pdt. Thomas Suharjito sebagai pengganti. Keputusan ini disetujui peserta sidang secara aklamasi.

Kedua, menindaklanjuti Musyawarah Pleno I yang menyepakati pembentukan komisi baru untuk pembahasan BCPO, maka diresmikanlah Komisi Ad hoc untuk penjaringan BCPO. (SB/adi/andry)

About the author

suarabaptis

Leave a Comment