Gerejaku & Gembalaku

Defisit Gembala Sidang | “LOWONGAN KERJA” CALON GEMBALA

Written by admin

Seorang penggiat sebuah gereja di Jawa Tengah menghubungi Suara Baptis (SB) untuk memasang iklan lowongan jabatan gembala sidang. Dalam iklan tersebut, ditulis sejumlah syarat gembala sidang yang diinginkan sekaligus permintaan supaya pendeta yang berminat, mengirimkan surat lamaran. Rupanya, penggiat sebuah gereja Baptis tersebut putus asa sesudah berkali-kali memanggil calon gembala sidang namun tidak ada yang bersedia menjawabnya.

Tentu saja SB secara halus menolak permintaan pemuatan iklan tersebut.

Rupanya, niat membuka “lowongan kerja” bagi calon gembala sidang juga terpikir oleh jemaat lainnya. Hal ini sempat terungkap dalam percakapan sebuah komisi persidangan dalam Kongres X Gabungan Gereja Baptis Indonesia (GGBI) di Surabaya, 10-13 Maret 2015 lalu.

Menanggapi “lowongan kerja” tersebut, Koordinator Pengabaran Injil (PI) Badan Pengurus Nasional (BPN) GGBI Pdt. Eko Kurniadhi menduga, kemungkinan ada yang sudah merasa lelah dalam proses pencarian gembala. Itu sebabnya ada yang berniat memasang iklan “Mencari Gembala Sidang” di SB. Padahal hamba Tuhan tidak seharusnya melamar. Lowongan semacam itu justru akan mendapat pertentangan dari nilai-nilai panggilan itu sendiri, tukas Pdt. Eko.

“Ini perlu dijelaskan ke gereja, bagaimana mereka merencanakan untuk memanggil, tahap-tahapnya seperti apa perlu dijelaskan. Ya, memang sulit juga,” ujar Pdt. Eko kepada Prisetyadi Teguh Wibowo dari SB, Rabu 13 Mei 2015. “Bahkan karena gereja sudah susah cari hamba Tuhan, mereka pernah bilang, ‘Pak, kirim aja “mangga” muda, nanti mateng (matang) sendiri di tempat kami.” Jadi artinya, (mangga muda itu) ya orang-orang nggak berpengalaman atau mahasiswa atau siapa pun dia. Bagaimana pun biar matang di pelayanan, karena tidak ada orang yang cukup.”

Sempat beredar kabar, pria yang pernah melayani di Ngawi, Jawa Timur tersebut beberapa kali menghalangi gereja-gereja yang mau mencari pendeta dari daerah-daerah tertentu. Pria berumur 41 tahun tersebut tidak menampik bahwa ……..

(Tulisan lengkapnya bisa diperoleh di edisi cetak Majalah Suara Baptis Edisi 2 2015 | silakan hubungi kami)

Pewawancara: Prisetyadi Teguh Wibowo

Penulis: Luana Yunaneva

About the author

admin

4 Comments

  • saya adalah tmtn Theologi, dan dudah per ah melayani medan,jakarta, dan skg sedang menyelesaikan peyanan kontrak did lsmpung…

    syalom, saya tamatan thelogi. kalau bpk ibu belum mendapatkan gembala sidang, saya bersedia melayani… maaf saya sudah berkeluarga, dan sudah punya anak satu…

  • Saya tamatan fakultas theologia kupang.umur 49 tahun.saya rindu menjadi gembala sidang.mohom imfoemasi kalau masih dinutuhkaan gembala sidang

Leave a Comment